Formulir atau WhatsApp: Mana yang Lebih Efektif untuk Website Bisnis?
Formulir dan WhatsApp merupakan dua cara yang paling umum digunakan untuk menerima pertanyaan dari pengunjung website. Keduanya dapat menghasilkan leads, tetapi mempunyai karakteristik yang berbeda.
WhatsApp menawarkan komunikasi yang cepat dan familiar, sedangkan formulir dapat membantu bisnis memperoleh informasi calon pelanggan secara lebih terstruktur. Pilihan terbaik bergantung pada jenis layanan, panjang proses penjualan, serta informasi yang dibutuhkan sebelum tim dapat memberikan jawaban.
Mengapa Saluran Kontak Memengaruhi Jumlah dan Kualitas Lead?
Setiap langkah tambahan dapat memengaruhi keputusan pengunjung untuk menghubungi bisnis. Jika prosesnya terlalu panjang, calon pelanggan mungkin meninggalkan halaman. Sebaliknya, jika prosesnya terlalu mudah dan tidak memiliki penyaring, bisnis dapat menerima banyak pertanyaan yang kurang relevan.
Karena itu, saluran kontak sebaiknya tidak hanya dipilih berdasarkan kemudahan pemasangan. Bisnis perlu mempertimbangkan pengalaman pengguna, kemampuan tim merespons, dan kualitas informasi yang masuk.
Kelebihan Menggunakan WhatsApp
WhatsApp cocok untuk pengunjung yang ingin memperoleh jawaban dengan cepat. Mereka tidak perlu mempelajari sistem baru karena aplikasi tersebut sudah umum digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari.
- Memudahkan calon pelanggan memulai percakapan.
- Cocok untuk pertanyaan singkat dan konsultasi awal.
- Mendukung pengiriman gambar, dokumen, dan lokasi.
- Percakapan dapat dilanjutkan tanpa membuka website kembali.
- Dapat dilengkapi pesan pembuka sesuai halaman yang dikunjungi.
Tombol WhatsApp sangat relevan untuk bisnis jasa yang membutuhkan percakapan sebelum memberikan rekomendasi. Contohnya adalah jasa pembuatan website, renovasi, konsultasi, percetakan, atau penyedia layanan profesional.
Kekurangan Mengandalkan WhatsApp Saja
Kemudahan WhatsApp dapat menghasilkan banyak percakapan, tetapi informasi yang diterima sering kali tidak lengkap. Calon pelanggan mungkin hanya menulis “berapa harganya?” tanpa menjelaskan kebutuhan, jenis bisnis, target pengerjaan, atau fitur yang diinginkan.
Jika seluruh lead masuk ke nomor pribadi tanpa pembagian tugas dan pencatatan, percakapan juga dapat terlambat ditanggapi atau sulit dilacak. Bisnis perlu memiliki prosedur respons, pesan awal, dan pencatatan status calon pelanggan.
Kelebihan Menggunakan Formulir Website
Formulir memungkinkan bisnis menentukan informasi yang perlu diberikan calon pelanggan. Data yang masuk menjadi lebih seragam sehingga tim dapat memahami kebutuhan sebelum melakukan tindak lanjut.
Formulir permintaan proposal, misalnya, dapat meminta informasi berikut:
- Nama dan perusahaan.
- Nomor telepon atau alamat email.
- Jenis layanan yang dibutuhkan.
- Tujuan utama proyek.
- Fitur atau ruang lingkup awal.
- Target waktu pengerjaan.
- Perkiraan anggaran apabila memang diperlukan.
Data tersebut dapat dikirim ke email, dashboard, spreadsheet, atau sistem pengelolaan pelanggan. Dengan begitu, bisnis lebih mudah membagi lead kepada anggota tim dan memantau proses tindak lanjut.
Kekurangan Formulir yang Terlalu Panjang
Formulir dapat menjadi penghalang apabila meminta terlalu banyak informasi sejak awal. Pengunjung yang baru ingin bertanya mungkin belum mengetahui anggaran, fitur teknis, atau jadwal pasti.
Mintalah data yang benar-benar diperlukan untuk tindak lanjut pertama. Informasi mendalam dapat dikumpulkan melalui diskusi lanjutan atau melalui brief website yang lebih lengkap setelah calon pelanggan menunjukkan minat yang lebih serius.
Kapan Sebaiknya Memilih WhatsApp?
Jadikan WhatsApp sebagai CTA utama apabila:
- Sebagian besar pelanggan membutuhkan jawaban cepat.
- Layanan mudah dijelaskan melalui percakapan singkat.
- Tim mampu merespons pesan secara konsisten.
- Target pengguna aktif menggunakan perangkat seluler.
- Proses konsultasi tidak membutuhkan banyak informasi awal.
Kapan Sebaiknya Memilih Formulir?
Gunakan formulir sebagai CTA utama apabila:
- Bisnis membutuhkan data terstruktur sebelum merespons.
- Layanan memiliki beberapa jenis atau ruang lingkup.
- Lead perlu dibagikan kepada beberapa anggota tim.
- Proses penjualan melibatkan proposal atau estimasi khusus.
- Bisnis ingin menyimpan riwayat permintaan dalam satu sistem.
Apakah Formulir dan WhatsApp Bisa Digunakan Bersamaan?
Bisa. Untuk banyak website jasa, penggunaan keduanya justru lebih efektif. WhatsApp dapat digunakan untuk pertanyaan cepat, sedangkan formulir digunakan untuk permintaan proposal atau kebutuhan yang lebih kompleks.
Namun, kedua pilihan harus dibedakan dengan jelas. Contohnya, gunakan tombol “Konsultasi melalui WhatsApp” dan “Minta Proposal”. Hindari menampilkan beberapa tombol dengan fungsi sama karena dapat membuat pengunjung bingung.
Setiap tindakan juga perlu dicatat secara terpisah. Panduan mengukur leads dari website dapat digunakan untuk menentukan peristiwa yang perlu dilacak.
Tempatkan CTA Berdasarkan Kesiapan Pengunjung
Pengunjung yang baru membaca artikel edukasi mungkin belum siap meminta proposal. Berikan tautan menuju halaman layanan agar mereka dapat memahami manfaat, proses, harga, dan portofolio terlebih dahulu.
Sementara itu, pengunjung yang sudah berada di halaman layanan dapat diberikan pilihan konsultasi melalui WhatsApp atau formulir permintaan penawaran. Kreavie menyediakan jasa pembuatan website untuk bisnis di Jabodetabek dengan CTA dan alur kontak yang dapat disesuaikan dengan proses penjualan bisnis.
Butuh Website dengan Alur Lead yang Jelas?
Diskusikan penggunaan formulir, WhatsApp, permintaan proposal, dan sistem pencatatan lead yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.
Konsultasi melalui WhatsApp